aku menunggu di beranda
berdoa dalam gumpalan cita-cita,
dalam setiap desir angin yang kau dengar
di setiap selit senja dan fajar,
bersama perginya remang dhuha,
dan bersilih gantinya malam dan siang,
aku tunggu engkau.
Semoga engkau ada.
Kalau engkau tiada, aku tahu Dia ada.
Friday, 22 January 2010
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment