Mereka kata tak salah bermimpi
lalu aku menyulam segala bunga kenangan
menyimpul kata-kata menjadi hiasan
sampai indah gumpalan angan
Mereka sogok aku dengan harapan
lalu aku menitip salam pada bintang
dalam sampul malam kelam
sampai bulan senyap cemburu
Mereka bilang bahagia itu sempurna
lalu aku mencari seluruh segenap kota
bagai si buta mencari tongkat
sampai sesat
Friday, 29 January 2010
Friday, 22 January 2010
Dimana engkau?
aku menunggu di beranda
berdoa dalam gumpalan cita-cita,
dalam setiap desir angin yang kau dengar
di setiap selit senja dan fajar,
bersama perginya remang dhuha,
dan bersilih gantinya malam dan siang,
aku tunggu engkau.
Semoga engkau ada.
Kalau engkau tiada, aku tahu Dia ada.
berdoa dalam gumpalan cita-cita,
dalam setiap desir angin yang kau dengar
di setiap selit senja dan fajar,
bersama perginya remang dhuha,
dan bersilih gantinya malam dan siang,
aku tunggu engkau.
Semoga engkau ada.
Kalau engkau tiada, aku tahu Dia ada.
Saturday, 9 January 2010
hujan itu rahmat, kan? :)
wahai sahabat ku sayang,
semoga Allah masih belum menutup pintu hati kita untuk hidayahNya. Semoga walau berjuta kali kita menolak dan akhirnya datang kembali, DIA masih sudi terima. Semoga setiap kali kita kembali, kita akan kekal padaNya. Semoga setelah 100 kali kita berlari pergi, kali yang ke 101 kita sudah letih dan datang mencari. Semoga setelah puas dilukai, kita berhenti menangis dan mencintai Ilahi. Kalau pun bukan didunia ini menitip bahagia, semoga Allah datangkan wildan buat kamu disyurga. Semoga setelah hujan ini berlalu, kita masih dapat melihat pelangi.
Awan yang membawa hujan,
datang ke kesini mencurahkan isinya.
Setelah habis isi awan, ia akan pergi,
Yang tinggal hanya butir2 halus di hujung daun.
Yang tinggal hanya lecak dan lopak air diatas tanah dan kotor. tinggal hanya benih2 yang subur disimbah hujan.
seperti hujan,
dugaan[dunia] akan pergi
habis dan hilang seperti perginya awan sesudah hujan
yang tidak berbuat apaapa,
seperti lopak, kotor dan tak berguna.
yang tinggal hanya meraka yang mengambil manfaat darinya
seperti benih, selepas hujan semakin subur
semoga Allah masih belum menutup pintu hati kita untuk hidayahNya. Semoga walau berjuta kali kita menolak dan akhirnya datang kembali, DIA masih sudi terima. Semoga setiap kali kita kembali, kita akan kekal padaNya. Semoga setelah 100 kali kita berlari pergi, kali yang ke 101 kita sudah letih dan datang mencari. Semoga setelah puas dilukai, kita berhenti menangis dan mencintai Ilahi. Kalau pun bukan didunia ini menitip bahagia, semoga Allah datangkan wildan buat kamu disyurga. Semoga setelah hujan ini berlalu, kita masih dapat melihat pelangi.
Awan yang membawa hujan,
datang ke kesini mencurahkan isinya.
Setelah habis isi awan, ia akan pergi,
Yang tinggal hanya butir2 halus di hujung daun.
Yang tinggal hanya lecak dan lopak air diatas tanah dan kotor. tinggal hanya benih2 yang subur disimbah hujan.
seperti hujan,
dugaan[dunia] akan pergi
habis dan hilang seperti perginya awan sesudah hujan
yang tidak berbuat apaapa,
seperti lopak, kotor dan tak berguna.
yang tinggal hanya meraka yang mengambil manfaat darinya
seperti benih, selepas hujan semakin subur
Subscribe to:
Posts (Atom)