Hak Cipta Terpelihara. Sila dapatkan kebenaran penulis di amia_asrar@yahoo.com

Sunday, 6 June 2010

empatkerat berkarat

tinggi- tinggi si matahari,
anak kerbau mati tertambat,
belum diluah isi di hati,
sayang semua sudah terlambat.

kelip-kelip ku sangka api,
kalau api mana puntungnya,
usah ditanya mengapa ku sepi,
dipulau kamu sampai hujungnya.

kayu cendana diatas batu,
di ikat lalu dibawa berdagang,
adat dunia memang begitu,
yang buruk dibiar terbuang.

lelah saya menanam padi,
nenas juga ditanam orang,
penat saya menabur budi,
emas juga dipandang orang.

anak puyuh mati tersepit,
lalu terjatuh di atas laman,
walaupun salahku hanya sedikit,
di junjung dicanang zaman berzaman.

burung sekawan terbang bersama,
bila senja pulang ke sarang,
sudah ku kenal sekian lama,
telingkah sejenak lalu terbuang.

hujan turun lalu basah,
patah galah haluan perahu,
niat dihati tak mahu berpisah,
kehendak Tuhan siapa yang tahu?




Saturday, 29 May 2010

yang bernama.....

kalau dah namanya cinta itu tidak rumit
tidak pula sesak jiwa.

kalau dah namanya dosa itu tidak lama
tidak pula mencicip bahagia.

yang namanya permata itu
susah dicari, lama pula digilap.
sampai sasau kita merindu
didalam lumpur tidak malap..

bintang juga beribu tahun jauhnya.
kadang sinar kadang sirna..
datang muncul sekejap-sekejap,
sampai geram menunggu tak tiba

katanya mutiara, katanya berharga
menghambur kasih sampai sengsara
lama ku milik sampai ku tua
rupa-rupa sebutir pasir cuma.

yang namanya kasih itu tidak bersengketa
kalau berjumpa tidak bertikam kata
kalau dah suka
jangankan luka, patah seribu pun sanggup terima

kalau dah jodoh tidak kemana
seribu tahu bertemu jua
kadang tak sedar umur tak lama
merayu kasih cinta manusia,
rupanya akhirat sudah depan mata.


Tuesday, 25 May 2010

senyum dan amin


saat di uji..
saat getir melawan jahilliyah sendiri..
saat perit bermujahadah hati..
saat cuba melapangkan hati untuk ilahi

setelah sesak dan puas ku katakan..
masih belum matang iman untuk menyemai cinta..

dan bila kamu mendatangkan pelbagai nama buatku..
bila mana tiada satu pun yang pernah benar2 datang ke pintu hatiku..
dan semuanya aku aminkan..
kata2 adalah doa..
jauh di lubuk hatiku hanya Dia yang tahu..
betapa aku masih belum kuat mengimpi kasih dunia..

belum sempat membalas cinta mama
belum mampu mengirim kembali kasih baba
selagi belum ku dakap Cinta itu..
sumpah takkan ku miliki cinta insan..

dan bila kamu utuskan pelbagai nama buat ku..
senyum dan amin..

tetapi hanya aku yang tahu..
siapakah lelaki terbaik yang pernah menghampar mimpi indah dan membayangkan kehidupan sakinah itu..
mungkin dia..
aku pun tidak tahu..
tapi Allah lebih tahu..
oleh itu..

aku hanya akan senyum dan amin..
aku puas menepis.. mungkin ada baiknya..
aku hanya senyum dan amin?


Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan pra-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari pra-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

mengimpi tak pasti.. mengharap tak mendakap.. kesetiaan dijujung rupanya tak berpenghujung.




Sunday, 9 May 2010

coffee

loving you is like coffee,
you make me stay awake at night.

loving you is like coffee,
you make me restless and now i got fine tremors.

loving you is like coffee,
one sip and it's sweet, but there's a bitter aftertaste of it.

loving you is like coffee,
best enjoyed hot, when it's cold tasteless.

loving you is like coffee
it's making me hypertension, but i need to have you every morning.


loving you is like coffee,
sometimes i don't even know why i'm having you,
it's like habit.

loving you is like coffee,
you're far from sweet, but i just liked you.


Saturday, 24 April 2010

pada Dia ada CINTA

sungguh, dalam mekar merah warna-warna cinta..
aku gusar akan keringnya putik muda kuntum Kasih

bila aku dongak pada wajah langit suram,
pada sangkaku mencurah hujan,
membaja segala yang aku impikan
rupanya ada ribut
pada awan berarak hitam
ada noktah.

aku
mahu ke langit
mahu jadi putih

pada hati terlakar gelap hitam
pada wajah teriak sisa semalam

bumi
entah masih mampukah aku pijak?
langit
sudikah dijunjung aku?
Kasih
apakah masih dipelukku?

Tuhan
aku malu

bila sepi. bila sendiri.
bukan Kamu yg aku cari.

bukan tautan hati

kita yang berjalan melintas pelangi
lalu berlari mengejar mentari
dipadang rerumput menghijau
andai datang saifi
kering menanti hari

kita yang melirik dari mata ke hati
mengikat janji, melakar mimpi
laksana setia siang datang sesudah malam,
asalnya putaran alam
sekali Dia berbicara
langit bukan biru lagi

janji ibarat ombak memukul pepasir
sekali menghempas, mengubah pantai
janji yang datang dan bergulung pergi
ibarat buih lautan
ada dan tiada
serupa.

kita yang berpegang tangan
tersenyum bercanda bersama
bagai semalam tiada makna
atau esok tiada harga
dan lusa tiada akhirnya

kita tidak tersurat untuk selamanya bersama
andai esok aku masih di sini
aku pasti tidak bertanya
mengapa aku bukan di sana

bukan jarak itu ukuran ukhwah
bukan jumlah khabar nilai kita
walau bukan tautan hati

Friday, 29 January 2010

mimpi lagi

Mereka kata tak salah bermimpi
lalu aku menyulam segala bunga kenangan
menyimpul kata-kata menjadi hiasan
sampai indah gumpalan angan

Mereka sogok aku dengan harapan
lalu aku menitip salam pada bintang
dalam sampul malam kelam
sampai bulan senyap cemburu

Mereka bilang bahagia itu sempurna
lalu aku mencari seluruh segenap kota
bagai si buta mencari tongkat
sampai sesat

Friday, 22 January 2010

Dimana engkau?

aku menunggu di beranda
berdoa dalam gumpalan cita-cita,
dalam setiap desir angin yang kau dengar
di setiap selit senja dan fajar,


bersama perginya remang dhuha,
dan bersilih gantinya malam dan siang,
aku tunggu engkau.

Semoga engkau ada.
Kalau engkau tiada, aku tahu Dia ada.

Saturday, 9 January 2010

hujan itu rahmat, kan? :)

wahai sahabat ku sayang,

semoga Allah masih belum menutup pintu hati kita untuk hidayahNya. Semoga walau berjuta kali kita menolak dan akhirnya datang kembali, DIA masih sudi terima. Semoga setiap kali kita kembali, kita akan kekal padaNya. Semoga setelah 100 kali kita berlari pergi, kali yang ke 101 kita sudah letih dan datang mencari. Semoga setelah puas dilukai, kita berhenti menangis dan mencintai Ilahi. Kalau pun bukan didunia ini menitip bahagia, semoga Allah datangkan wildan buat kamu disyurga. Semoga setelah
hujan ini berlalu, kita masih dapat melihat pelangi.



Awan yang membawa hujan,
datang ke kesini mencurahkan isinya.
Setelah habis isi awan, ia akan pergi,
Yang tinggal hanya butir2 halus di hujung daun.
Yang tinggal hanya lecak dan lopak air diatas tanah dan kotor. tinggal hanya benih2 yang subur disimbah hujan.

seperti hujan,
dugaan[dunia] akan pergi
habis dan hilang seperti perginya awan sesudah hujan
yang tidak berbuat apaapa,
seperti lopak, kotor dan tak berguna.
yang tinggal hanya meraka yang mengambil manfaat darinya
seperti benih, selepas hujan semakin subur