dia,
pencinta setia.
Sepi tanpa kalam bicara.
Bila siang jadi desir angin dijendela
terasa ada
di cari, tiada.
Bila malam jadi debu angkasa
dilihat berkelip mesra
ku sangka dekat
seribu tahun cahaya
tak kunjung tiba
dia,
penunggu tak kenal masa.
Merenung langit sampai senja
langit gelap pekat itu lebih sempurna
sifatnya cahaya
terbias indah di kelopak mata
zahirnya lebih buta dari segala buta.
dia,
ku sangka kejora
dilihat berkelip mesra
ku sangka dekat
seribu tahun cahaya
masih
tak kunjung tiba.
Tuesday, 27 October 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment